In My New Place

I think the title doesn’t really fit with this post. But, I haven’t update this blog for such a very looong time, because I’m busy. And even rite now, sambil ngerjain kerjaan kantor yang dibawa pulang, akhirnya mencoba untuk refresh my mind sambil online, browsing n blogging.

Well, I want to tell a lil bit my experience in my new office and about my new job. Sangat jauh berbeda dengan kerjaan as librarian sebelumnya. Tidak ada katalogisasi dan klasifikasi buku. My new job is administration staff and secretary in a property and developer company. Belajar lagi dari nol dan bener-bener shock. Sangat hectic! Harus penuh konsentrasi dan selalu aware karena orang-orang di divisi sangat membutuhkan bantuanku. Plus, I’m also having a culture shock, terutama terkait dengan lifestyle temen-temen kantor yang memang sebagian besar urban lifestyle (yeah, big city, I know). As u can see, I’m a typical of a girl next door and a lil bit cyberpunk. Hahah, untuk lunch, aku lebih suka bawa bekal makanan home made by my mum, bukan nongkrong di food corner penuh dengan makanan mahal di mall. Aku gak punya hape Blackberry n gak pernah tertarik untuk beli (kalo dikasih sih mau aja, hahah), mendingan nabung untuk beli iPad deh. And aku lebih suka jalan n naek angkot karena gak punya mobil n gak bisa nyetir mobil. But, it’s not a big deal for me afterall, I’m not a follower. And, yeah, I’m consistent with my style, meski sekarang dah mulai ber-make-up dan sedikit rapi serta formal, tetep gak minat untuk menderita demi terlihat cantik dan menarik (misal pake hi-heels or cabut alis, whatever, n what the hell is that?). Seseorang terlihat atraktif bukan dari pengorbanan seperti itu, I think, melainkan melalui personality dan bagaimana cara dia membawa diri dan menghadapi orang lain. Karena cukup banyak orang dengan gaya apa adanya yang tetap terlihat atraktif. Just be yourself n I’m proud of it.

Anyway, dah sebulan lebih kerja di tempat baru. Sudah mulai terbiasa dan keliatan alur kerjanya, meski masih berjuang keras untuk beradaptasi. Jadi inget, 3 minggu pertama aku seringnya ditegur n diomeli mulu, hahah.

And, dah jarang nonton movie juga nih, waktuku lebih banyak habis di kantor dan di perjalanan, hahah. Sejam hanya habis di perjalanan aja. Waktu luangku lebih banyak kupake untuk istirahat dan workout angkat beban n aerobic dance di rumah.

Ok, sekian dulu update nya. Bahkan blogging sekarang pun seakan dikejar-kejar oleh waktu rasanya. Hahah.

Wish me luck.

Advertisements

~ by Rizki on March 6, 2011.

3 Responses to “In My New Place”

  1. Lha bukan nya jadi barista di starbuck?
    terakhir baca lagi pelatihan jadi barista?
    resign?

  2. Perubahannya dinamis banget di sini, hahah… Barista cuma ikut trainingnya doang…

  3. wah congrats deh…perusahaan nya apa?
    jadi sekretaris…hihihihi…semoga betah deh…
    padahal kalo jadi barista oke juga tuh, kayanya satu2nya lulusan KID yg jadi barista starbuk
    saya pengikut setia blog anda lho…diupdate terus ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: