Cabut Gigi

Akhirnya dicabut juga gigi gerahamku, geraham kecil setelah taring, sebelah kanan atas-bawah tepatnya, setelah setahun lebih dipager. Yep 2 gigi and yep dokter gigi bilang gigi gerahamku itu sudah bisa dicabut karena akarnya sudah lurus vertikal. Selama ini kasus gigiku termasuknya gigi tanggung, dan crowding gigi bikin akar-akarnya saling tumpang-tindih atau melintang, mendorong gigi lainnya dan menghambat munculnya gigi geraham bungsuku. Nunggu seminggu untuk beradaptasi dulu, nanti ketemu dokter lagi untuk cabut gigi yang sebelah kiri. Jadi akan ada 4 gigi geraham yang dicabut. Ini tindakan terakhir yang harus dilakukan, untuk menyelamatkan gigi geraham bungsu dan memperbaiki posisi gigi depan.

Aku sudah menanti momen ini sejak lama (hahah) sejak awal pasang behel, dokter gigiku ragu untuk langsung mencabut 4 gigi tersebut atas pertimbangan banyak hal. Baru deh setelah 1 tahun lebih 2 bln, pencabutan gigi akhirnya dilakukan. Meski ini momen yang dinanti (kayak apa aja ya? Heheh), tapi tetep aja ada perasaan waswas juga untuk kehilangan properti tubuh milik sendiri. LOL. Sebenernya aku bukan tipe yang takut dengan dokter gigi juga, tapi siapa pun pasti akan ngeri mendengar kata-kata ‘pencabutan gigi’.

Btw, aku dah 3 kali ganti dokter gigi. Bukan karena masalah ketidakcocokan, melainkan karena beliau resign dan aku harus pindah domisili. Well, gak da masalah dengan mereka selama ini. So far so good. Plus, dokter gigi yang sekarang biaya cabut gigi n kontrol lumayan terjangkau. Cabut 2 gigi aku kena charge Rp. 140 ribu sudah dikasih antibiotik dan painkiller. Tapi beberapa cerita temen-temen mengenai pengalaman mereka dengan cabut gigi sempat bikin aku jiper juga. Mulai dari cerita temen yang gusinya sampe bengkak sehingga makan bubur aja sampe diblender, cerita seorang blogger yang butuh waktu sampe 1,5 jam untuk proses pencabutannya (What?! Selama itu?!), sampe ada yang meninggal kena kanker otak dan pendarahan hebat (ini pilem horor kali ya?).

Okay, aku sedikit bercerita di sini deh mengenai pengalamanku sendiri. Jujur, waktu itu aku lagi puasa (ini nazar karena punya hajat), dan proses pencabutan gigi dilakukan sekitar pukul 11 siang. Ngilu sedikit ketika disuntik bius lokal, tapi overall gak sakit sih, cuma agak ngilu pas ditarik karena memberi tekanan pada gigi-gigi di sampingnya. Masing-masing gigi prosesnya gak sampe 15 menit koq (meski sempet panik ngeliat dokter gigiku sampe berjuang sekuat tenaga gitu nyabut gigiku, hahah). Sebenarnya bagus juga lagi puasa, jadi kan selama 4 jam lebih setelah operasi belum ada makanan masuk ke rongga mulut. Ya bingung juga mau makan gimana lha wong pendarahannya aja sampe sore pas mau buka puasa. Tampon/kain kassa/kapas sampe ganti 6 kali. Sempet panik kenapa darah yang keluar gak berhenti juga sehingga terpaksa berkumur pelan dengan air es (untuk mempercepat pembekuan darah, fungsinya jadi kayak kompres). Darah yang keluar banyak itu bikin lemes dan letih juga, sampe aku jatuh tertidur dengan lelapnya pas jam 5 sore. Untung gak bablas sampe lewat maghrib.

Trus, akhirnya aku makan malem. Nasi satu piring penuh dan sepotong ayam bakar dada langsung disikat habis. Hahah. Tanpa memedulikan ada 2 celah kenyal di rongga mulut sebelah kanan. Setelah itu minum obat. Tapi beberapa jam kemudian koq laper ya. Buka freezer, nemu es krim. Cihuuy! Akhirnya kumakan deh tuh es krim. Beberapa menit kemudian, sumpah, masih laper juga. Ada tukang nasi goreng lewat, akhirnya beli dan makan nasi goreng deh sampe piring licin tandas. Bwahahahah…!

Selebihnya, sikat gigi dan berkumur seperti biasa. Tidak ada aktivitas rutin yang terhambat karena gigi yang sudah dicabut, kecuali bahwa, ngunyahnya jadi pake gigi-gigi yang sebelah kiri. Heheh. Dan harus banyak istirahat setelahnya katanya (tapi durasi istirahatku tetep seperti biasa aja koq, gak pake nambah).

Yo wis, sekian dulu. Just an update. Semoga bermanfaat.

Turut berdukacita atas musibah bencana alam di Wasior, tsunami di Mentawai, dan meletusnya Gunung Merapi.

Let’s pray and do our best for Indonesia.

Peace for the world.

Advertisements

~ by Rizki on October 30, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: