Brand New Life, Brand New Story

Gw memulai fase kehidupan baru dari awal lagi. Kembali ke nol untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Saat ini gw berada di tempat yang benar-benar baru, dengan kebiasaan dan aktivitas yang samasekali baru. Begitulah, pengalaman adalah guru yang terbaik.

Sekarang bisa dibilang menjadi anak rantau, meski tinggal di tempat sodara. Tapi gw bersyukur banget, diberi bantuan seperti ini. Gw tetep bantu-bantu di rumah dan di tempat usaha, belajar hal baru, bisnis, realita kehidupan, langsung di lapangan, financial planning, investment. This is the university of life. Suatu hal yang baru setelah selama ini yang  gw lakukan lebih banyak duduk di depan komputer di dalam sebuah ruangan. Hidup butuh pengorbanan. Ini pengorbanan gw untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Semoga. Amieen.

Orangtua dan keluarga merupakan orang-orang yang memengaruhi hidup kita secara signifikan. Gw sempet punya hubungan yang kurang baik dengan ortu gw dan lebih mengutamakan temen-temen gw. Sekarang gw menyadari seharusnya adalah kebalikannya. Ortu dan keluarga jauh lebih penting. Kalo mau ekstrem, menurut gw lebih baik kehilangan teman-teman daripada kehilangan keluarga gw. Teman selalu datang dan pergi. Teman lama pergi, cari teman baru. Keluarga? Kehilangan seorang ayah telah memberikan pelajaran yang teramat penting buat gw. Makanya, sekarang gw ingin melakukan sesuatu dulu buat keluarga gw. Ini pengorbanan ego juga. Kata-kata ortu, terutama ibu, adalah doa untuk kita. Gw gak berani lagi nyuekin (cuma nyuekin lho padahal) nasihat dan kata-kata nyokap karena gw pernah ngerasain kena karmanya. Dan ada orng yang gw kenal pun sekarang  sedang mengalami hal yang sama. Malin Kundang pun dikutuk menjadi batu karena durhaka terhadap ortu, terutama ibu. Btw, tapi kalo bisa sih, keluarga dan teman sama-sama penting… Itu pun biasanya kalo memang teman kita sepemikiran atau seprinsip dengan kita. Atau teman yang mau menerima kita apa adanya dan mendukung apa pun keputusan kita. Btw, FB account gw deactivate dulu. Sedang butuh perenungan dan menyendiri dari hiruk pikuk kehidupan dan campur tangan orang lain. And, you know what, it’s kinda cool to live without FB, hahah. LOL.

Yeah, banyak pelajaran yang gw dapat selama kurang-lebih sebulan ini. Seperti kata-kata ayah kayanya Robert T. Kiyosaki, bahwa jalanan merupakan tempat belajar yang sesungguhnya yang lebih baik dibandingkan ruang kelas di sekolah. Wish me luck!

Peace for the world.

Advertisements

~ by Rizki on September 17, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: