Re-arranging My Life 2

Setiap pilihan dan keputusan yang diambil dalam hidup ini pasti akan ada risiko atau konsekuensinya. Bahkan tidak melakukan apa-apa alias pasrah untuk stuck dalam kehidupan yang stagnan pun merupakan pilihan dengan segala konsekuensinya.

Meski hati dan perasaan ini berdebar-debar (halaaah… Hahah), lebih tepatnya karena nervous sekaligus exciting untuk meninggalkan kehidupan lama dan memulai yang baru, kuharap ini adalah peluang yang harus kuambil segera dan jalan yang telah ditunjukkan Tuhan kepadaku. Aku tahu konsekuensi dan risikonya… Tapi aku tahu apa yang harus kulakukan untuk mengantisipasinya seminimal mungkin nanti. Dan aku merasa, jalan yang telah kupilih ini nantinya aku akan bertemu dengan orang-orang yang mau membantuku, bukan lagi aku harus berjuang seorang diri seperti biasanya.

Aku teringat perkataan dosenku semasa kuliah… Perubahan dan keputusan merupakan proses hidup. Ibarat suatu database informasi, kita juga akan terus meng-update hidup kita.

Btw, udah capek jadi emo terus, heheh. Sekarang sudah lebih pede untuk tersenyum karena gigi udah agak rapi setelah hampir setahun memakai behel. Hahah… Just a joke.

Dan, akhirnya Spain jadi juara World Cup 2010! Huahahaa…

And, akhir-akhir ini lagi kena yellow fever… Korean Wave, tepatnya. Lagi suka boyband Super Junior yang terdiri dari 13 orang (tapi formasi terakhir, mereka hanya 10 orang… Ada yang lagi kena wajib militer, satu lagi serius di dunia akting, satu lagi warga Cina yang lagi kena masalah visa dan paspor serta hukum tenaga kerja karena jadwal kegiatan Super Junior dianggap melebihi batas jam kerja normal seorang imigran yang merumput di negeri orang gitulah). Btw, jadi teringat masalah wajib militer… Postingan yang tentang Tekken movie, yang tentang Jae Hee bakal memerankan karakter Hwoarang ternyata memang hoax. Masalahnya, Jae Hee sedang wajib militer tercatat sejak Agustus 2008 dan baru akan berakhir sekitar Agustus 2010 (masa wajib militernya 2 tahun).

Kalaupun negara memberikan dispensasi, biasanya hanya untuk proyek yang terkait dengan mengharumkan negara (misalnya atlet nasional yang harus bertanding di luar negeri untuk membela Korea). Dan, setelah browsing di internet pun akhirnya baru tahu kalo wajib militer di Korea Selatan ini (semua warga pria di bawah usia 30 tahun wajib melaksanakannya tanpa kecuali) dilakukan karena sewaktu-waktu mereka bisa saja pecah perang dengan sesama sodara dan tetangga mereka sendiri, yaitu Korea Utara.

Hahaah, koq jadi membahas wajib militer ya… Oh ya, di Super Junior gw paling suka Lee Dong Hae! Nih anak pembawaannya ceria banget soalnya, gokil tapi friendly and sweet. Jadi inget jaman gw dulu gitu… Hahah, sekarang masih belum bisa ceria soalnya.

Dong-Hae belom kena wajib militer

Dan browsing Korea jadi inget dulu suka Japanese culture. Eh, malah jadi nemu 2 makhluk ini:

Eiji Wentz (German-American father and Japanese mother)

Yu Shirota (Japanese father and Spanish mother)

Hahaah… Unik banget ya… Jadi inget Cinta Laura gitu deh. Tapi lucunya, Eiji Wentz monolingual, hanya berbicara bahasa Jepang (karena waktu kecil katanya diasuh neneknya dari ibu, sementara ortunya sibuk bekerja keluar negeri. Padahal kakaknya bilingual tuh). Yu Shirota sempat tinggal di Spanyol semasa kecil, dan meski sekarang menjadi warga Jepang dan berbicara bahasa Jepang, he is still able to speak conversational Spanish.

Well, back to my life and problem. Setelah berdiskusi dengan beberapa orang rekan yang luar biasa dengan pikiran yang begitu open minded-nya, aku memang menyadari bahwa aku harus menjadi hero dulu, bagi diri sendiri dan orang-orang rumah. Aku ingin maju dulu. I’m still young. Impian yang dulu pernah ada, melanjutkan S2 di luar negeri melalui beasiswa, misalnya, atau menulis novel dan banyak membaca buku, yang sempat kubuang karena putus asa, tiba-tiba menyala kembali. Semenjak bokap meninggal aku merasa aku sebaiknya gak perlu bermimpi yang muluk-muluk. Aku hanya cukup memikirkan orang-orang rumah yang mengandalkanku saja. My mum and young sis. Untuk bertahan hidup. Uangku hanya untuk ditabung, hidup, dan biaya kesehatan. Utamakan untuk yang penting saja (udah jarang banget beli buku. Gak sanggup, lebih mikirin perut dulu, juga my mum n my young sis). Tapi sekarang bantuan itu datang… Maksudku, pintu sudah mulai terbuka dan aku melihat jalan terbentang ke depan. Aku tetap akan membantu orang-orang terdekat tanpa harus mematikan semangat juang dan impian hidupku untuk melangkah dan berlari maju.

Wish me luck!

Advertisements

~ by Rizki on July 19, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: